<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Coretanku</title>
	<atom:link href="http://www.eddy.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.eddy.web.id</link>
	<description>Coretan tuk Mencoreng "Putihnya" Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Dec 2009 00:50:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Renungan Pagi : Hukum Truk Sampah</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/301</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/301#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 00:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/coretan/301</guid>
		<description><![CDATA[**Renungan PAGI**
Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara.
Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami.
Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit  berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya  mulai menjerit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>**Renungan PAGI**</p>
<p>Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara.<br />
Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami.<br />
Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit  berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.</p>
<p>Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya  mulai menjerit ke arah kami.<br />
Supir taxi hanya tersenyum  melambai pada orang orang tersebut.<br />
Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat.<br />
Maka saya bertanya,<br />
&#8220;Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!&#8221; </p>
<p>Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut </p>
<p>&#8220;Hukum Truk Sampah&#8221;.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah,<br />
seperti:<br />
frustrasi,<br />
kemarahan,<br />
kekecewaan.</p>
<p>Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya,  seringkali mereka membuangnya kepada anda.</p>
<p>Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.<br />
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja, dirumah atau dalam perjalanan.<br />
Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan &#8220;truk sampah&#8221; mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati kita.</p>
<p>Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka: Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang tidak.</p>
<p>Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya.</p>
<p>Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.</p>
<p>Selamat menikmati hidup yang diberkati  bebas dari &#8220;sampah&#8221;.</p>
<p>Have a nice weekend</p>
<p>#fb#<br />
Didapat dari rekan di BB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/301/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Film 2012 yang Fenomenal</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/299</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/299#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 08:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[calendar]]></category>
		<category><![CDATA[end of days]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[maya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/coretan/299</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari terakhir ini dunia, atau lebih tepatnya Indonesia digoyang dengan kehebohan film 2012. Sebuah film tentang bencana alam yang menggambarkan berakhirnya kehidupan manusia.
Film ini mempunyai sebuah cerita yang sebenarnya sangat sederhana. Sebuah penemuan geologis yang mengungkapkan umur bumi tinggal beberapa tahun lagi dan harus dilakukan berbagai persiapan untuk kelangsungan hidup orang banyak. Dan karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari terakhir ini dunia, atau lebih tepatnya Indonesia digoyang dengan kehebohan film 2012. Sebuah film tentang bencana alam yang menggambarkan berakhirnya kehidupan manusia.</p>
<p>Film ini mempunyai sebuah cerita yang sebenarnya sangat sederhana. Sebuah penemuan geologis yang mengungkapkan umur bumi tinggal beberapa tahun lagi dan harus dilakukan berbagai persiapan untuk kelangsungan hidup orang banyak. Dan karena ini film buatan Amerika tentunya dibumbui dengan cerita kepahlawanan orang Amerika dan kepandaian bangsa Amerika sehingga nasib manusia terselamatkan.</p>
<p>Yang menarik dari fenomena film 2012 bukanlah film itu sendiri tetapi bagaimana beberapa kelompok orang di Indonesia menyikapi film ini.</p>
<p>Kelompok ini menyatakan bahwa film ini membahayakan moral. Film ini tidak layak tonton karena film ini tidak sesuai dengan ajaran agama mereka bahwa kiamat itu tidak ada orang yang tahu. Bahkan ada komentar dari petinggi kelompok itu yang menyatakan bahwa di poster film ini harus ditulisin &#8220;Film ini hanyalah fiksi belaka&#8221;.</p>
<p>Sejenak aku berpikir. Bukannya bermaksud membodoh-bodohkan orang tersebut. Tetapi apa iya ada yang bilang film ini adalah kenyataan ? Bukankah film ini hanya sebuah film hiburan ? Bukankah hanya orang bodoh yang bilang ini adalah film dokumenter dari masa depan ?</p>
<p>Toh juga film ini bukan menceritakan tentang kiamat, pada akhirnya manusia tetap berdiri teguh. Selamat dan bisa melanjutkan kehidupannya. Film ini hanya sebuah hiburan bencana yang membunuh jutaan orang.</p>
<p>Kalau membicarakan masalah moral yang dirusak. Bukankah film-film sejenis &#8220;Jeritan Kuntilanak&#8221; dan sebangsa setan lainnya lebih menyesatkan ? Apa karena film itu buatan anak negeri dengan menggambarkan cerita lokal makanya tidak merusak bangsa ? Banyak film lokal yang mengumbar celana bikini perut mulus dada membusung kencang yang beredar tanpa dipermasalahkan. Apakah sinetron-sinetron kita tidak lebih parah lagi dalam merusak moral anak dan menghancurkan jam kerja ibu-ibu ?</p>
<p>Kalau membicarakan ramalan. Bahwa tidak seorangpun tahu masa depan. Kenapa seorang mama yang sering minta duid lewat sms itu tidak kena cekal ? &#8220;Saya akan bantu hidup anda. Ketik REG spasi Nama ..&#8221; Apa bedanya ramalan mama itu dengan kalendar orang maya yang dianggap ramalan masa depan ? Apakah karena mama itu aset dalam negeri yang banyak dimintai pendapat oleh pejabat makanya tidak kena cekal padahal suka mengumbar ramalan-ramalan tidak penting ?</p>
<p>2012 juga bukan film kiamat yang pertama. Ada Knowing nya Nicholas Cage yang jelas-jelas benar-benar lebih kiamat daripada 2012. Ada Armagedon nya Bruce Willis yang menggambarkan kiamat tapi berhasil digagalkan. Tetapi film-film ini tidak pernah mendapatkan teguran dari kelompok ini. 2012 memang fantastis.</p>
<p>Antrian orang untuk menonton film ini memang luar biasa. Di Empire XXI temanku bilang pernah antriannya berlekuk sampai didepan LPP. LPP adalah gedung disebelah Empire. Edan. Orang begitu antusias. Bahkan film Twilight Saga &#8211; New Moon sampai harus diundur maen karena antriannya 2012 tidak kunjung menyusut malah semakin meluap. Belum pernah terjadi di film apapun.</p>
<p>Keindahan film ini dan fenomenal yang disebabkan oleh penilaian kelompok diatas tadi mungkin membuat film 2012 mencatatkan record penjualan tiket terbanyak di Indonesia.</p>
<p>Yang pasti, orang Holywood pasti sedang berpesta pora dengan kelarisan film ini. Kalau aku jadi produser film, mungkin aku sisihkan sebagian dana iklan untuk disumbangkan ke kelompok diatas dan minta mereka untuk mengeluarkan pernyataan atas film baruku. Pasti bisa laris seperti 2012.</p>
<p>Buat aku pribadi yang pinter ini nda bodoh seperti orang-orang yang menganggap film ini nyata dan merusak moral, film ini adalah hiburan yang sangat bagus. Kemungkinan bakal nonton lagi jika tidak keburu ditarik dari peredaran. Ceritanya simple tapi efek dan ketegangannya dapat dirasakan. Film ini bener-bener tidak mengecewakan sampai aku harus booking duluan untuk premiere film ini.</p>
<p>Jika anda berpikiran terbuka, tidak gampang rusak moral karena film dan percaya bahwa 2012 itu hanyalah sebuah fiksi belaka .. Rugi jika ga nonton film ini.</p>
<p>Ditulis di AW Delta Plasa sambil nunggu waktu jalan ke bandara pulang ke Jogja tercinta meninggalkan propinsi yang melarang 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/299/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Papa ..</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/295</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/295#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:21:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini 19 November 2009 genap 1 tahun papa dipanggil pulang kerumah Bapa di Surga.
Setahun lebih yang lalu papa sakit perut sebelah kanan depan. Hampir seminggu 2x aku anter ke Pantirapih tiap tengah malam lewat. Setelah disuntik sakitnya hilang dan kumat lagi beberapa hari kemudian. Sampai akhirnya setelah dipaksa dan mungkin sakit yang makin menjadi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini 19 November 2009 genap 1 tahun papa dipanggil pulang kerumah Bapa di Surga.</p>
<p>Setahun lebih yang lalu papa sakit perut sebelah kanan depan. Hampir seminggu 2x aku anter ke Pantirapih tiap tengah malam lewat. Setelah disuntik sakitnya hilang dan kumat lagi beberapa hari kemudian. Sampai akhirnya setelah dipaksa dan mungkin sakit yang makin menjadi, papa mau melakukan check up semuanya. Dan diketahui papa punya batu empedu yang cukup besar.</p>
<p>Dokter bilang pada dasarnya semua orang punya batu empedu. Cara makan yang &#8220;kotor&#8221; membuat penumpukan batu itu menjadi makin besar.</p>
<p>Setelah doa dan usaha pengobatan non operasi tidak membawa dampak bagus, akhirnya diputuskan papa operasi. Setelah operasi keadaan sepertinya membaik. Sakitnya hilang tapi badan masih lemes pasca operasi. Tetapi bukannya semakin baik kondisinya semakin menurun. Akhirnya dengan setengah dipaksa akhirnya papa mau mondog lagi untuk perawatan intensif.</p>
<p>Dirumah sakit, kondisi papa semakin membaik. Dan kemudian dapat berita oma Joan meninggal dan akan segera dikuburkan di Menado. Ini saat terakhir, belum pernah ketemu oma dan kalo tidak kesana tidak akan pernah bertemu. Setelah konsultasi dengan mama &amp; papa dan melihat kondisi papa yang makin membaik, akhirnya aku berangkat ke Menado tanggal 19 Nov 2008 pagi lewat Jakarta. Sore waktu setempat nyampai dan telp kerumah kondisi papa tidak ada masalah katanya.</p>
<p>Sekitar jam 9 malam aku dapat kabar kondisi papa turun.  Om Jangkwang bilang aku harus segera pulang. Bingung juga cari tiket dimana. Tapi untungnya Mandala sudah bisa reservasi via telp. Tiket masih ada 2 seat untuk esok paginya. Booking dan keluar cari ATM untuk bayar dan selesai semua urusan tiket. Saat jalan balik ke hotel Akiu Lai telp, papa sudah dipanggil pulang.</p>
<p>Aku masih ingat apa yang aku rasakan saat itu, dan saat ini rasa itu belum bisa aku lupakan. Aku menangis malam itu dalam pelukan Joan. Sebuah rasa kehilangan yang belum pernah aku rasakan. Sebuah rasa penyesalan yang sangat dalam aku rasakan.</p>
<p>Adekku bilang papa sering menanyakan aku apakah aku sudah sampai di Menado atau belum di hari terakhir itu. Dan saat sore papa dapat kabar aku sudah sampai Menado, beberapa saat kemudian kondisi papa jadi makin memburuk. Adekku bilang mungkin papa ga pengen aku ngeliat dan punya bayangan terakhir tentang papa dimana keadaan papa bener-bener sakit dan ambruk. Aku ga pernah menyesal ambil keputusan untuk pergi ke Menado waktu itu. Aku hanya kecewa tidak ada disamping papa disaat terakhirnya.</p>
<p>Papa dan aku bukan orang yang dekat dalam artian fisik. Aku sering kali menikmati kesendirianku dan ketenanganku dalam kamarku. Jarang waktu aku habiskan untuk ngobrol ngalor ngidul dengan orang rumah, sejak dari kecil. Waktu-waktu rekreasi bersamapun seringkali malas aku ikuti bareng-bareng keluarga. Aku memilih menghabiskan waktu dirumah entah ngapain aja.</p>
<p>Tapi saat papa sudah ga ada disini lagi, aku mengingat semua masa-masa laluku bersama papa, aku bisa tahu dan merasakan bagaimana papa sangat sayang ma aku. Di saat sakitku dan butuh terapi, papa yang tiap pagi mengantarku ke Pantirapih untuk terapi. Dan saat-saat kemudian dimana papa masih mau antar jemput untuk kepentinganku. Bagaimana papa bekerja hanya untuk keluargaku. Dan seringkali aku denger dari pegawai dan tetangga bagaimana papaku sering membanggakanku dengan perjalanan hidupku.</p>
<p>Secara prestasi akademik memang aku nda punya sesuatu yang fantastis, tetapi aku nda pernah stress dan ribet dengan urusan belajar. Aku buka buku seperluku dan semua jenjang pendidikan aku lewatin dengan enteng dan kalo mo sombong aku bilang sambil tutup sebelah mata. Kerjaan juga aku sudah mulai dari sebelum aku selesai kuliah bahkan akhirnya mengganggu jadwal skripsiku.</p>
<p>Bukan omelan karena aku malas belajar atau karena kuliah yang nda selesai-selesai, bukan juga pujian, tetapi belakangan aku tahu banyak omongan dibelakang yang papa banggakan tentang aku ..</p>
<p>Ada beberapa rasa yang jujur masih ku rasakan saat ini, ada beberapa hal yang pengen kutunjukkan ke papa bahwa jerih payahnya selama ini nda sia-sia. Bahwa dulu sampai harus Jogja-Magelang tiap hari berangkat jam 5 pagi pulang jam 8 malam bukanlah sesuatu yang percuma.</p>
<p>Aku sudah lupa kapan terakhir aku memeluk papaku dengan erat .. tahun-tahun terakhir hanya ciuman saat hari-hari tertentu saja.</p>
<p>Yang kutahu saat ini, betapa aku sangat sayang ma papaku .. dan bahkan saat ini aku  masih memerlukan kehadirannya disampingku ..</p>
<p>I miss you Pa ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/295/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cari Ibu Tiri, Cari Ayah Tiri</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/292</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/292#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 14:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah reality show lokal, ga perhatian sie tadi di TV mana. Inti cerita aku ya ga tau. Tapi kalo ga salah sie episode ini mencarikan istri baru untuk Ahmad Dhani Dewa 19. Calonnya total ada 7. Yang satu sakit langsung dieliminasi ma si Ahmad.
Secara bentuk, nie cewe bentuknya emang yahud-yahud bodynya. Soal muka ya standart [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah reality show lokal, ga perhatian sie tadi di TV mana. Inti cerita aku ya ga tau. Tapi kalo ga salah sie episode ini mencarikan istri baru untuk Ahmad Dhani Dewa 19. Calonnya total ada 7. Yang satu sakit langsung dieliminasi ma si Ahmad.</p>
<p>Secara bentuk, nie cewe bentuknya emang yahud-yahud bodynya. Soal muka ya standart muka desa lah. Emang yang dicari kayaknya gadis-gadis desa. Berasa banget logatnya pas mereka ngamuk.</p>
<p>Apa yang menarik dari reality show ini ?</p>
<p>Si Dhani melakukan uji coba untuk memilih salah satu menjadi istri atau pacar atau teman tidur atau apalah ga tau.  Dan yang harus mereka lakukan adalah &#8211; Mencuci mobil sang dewa &#8211; dan mereka harus berganti dengan pakaian minim.</p>
<p>Alasan Dhani : mobil adalah salah satu hal yang dia sukai. Bagaimana para cewe ini memperlakukan si mobil dengan memandikannya, adalah cerminan sifat cewe-cewe tersebut.</p>
<p>Buat aku sie dhasar dianya aja doyan liat cewe-cewe itu berbasah-basahan. Halah .. aku sie ga munafik aku juga doyan kok. Cuman cowo gila aja yang nda doyan ngeliat itu.</p>
<p>Dan betul, adegan berbasah-basahan itupun dimulai. Para cewe mengerubungi mobil dan memandikan bersamaan. Adegan ini berlangsung beberapa menit sampai akhirnya seorang cewe ga sengaja menyemprotkan selang yang mancur airnya kesalah satu cewe saingannya. Ngamuklah cewe saingan itu dan seperti yang kalian bayangkan .. kucing garong yang basah kuyup saling kelahi dan tampar-tamparan.</p>
<p>Dan adegan basah-basahanpun selesai ..</p>
<p>Yang menarik adalah dunia pertelevisian benar-benar sedang tergila-gila dengan reality show. Apapun dijadikan show. Orang miskin dapat sejuta rupiah yang sampai menangis meraung-raung. Orang yang mencari sodaranya yang hilang. Kemarin aku liat seorang istri yang mencari suaminya yang minggat dan menemukan di tempat bilyard dan ternyata suaminya doyannya ama bencong .. gubrak !! Dan yang terakhir ya ini .. perkelahian kucing basah kuyup.</p>
<p>Sudah menjadi rahasia umum bahwa kebanyakan reality show adalah tipu-tipu orang TV aja. Temenku ada yang pernah cerita menjadi saksi langsung bagaimana sebuah reality show itu hanyalah sebuah rekayasa .. kebetulan acara yang disaksikan adalah Termencret-mencret .. ( Tidak boleh menyebutkan acara langsung dan stasiun televisinya, bisa-bisa dituntut kayak Prita kena pasal pencemaran nama baik ).</p>
<p>Dia acara Cit-Cat juga aku rasa ada sedikit rekaya. Gimana para cewe itu membagi kubu. Bagaimana cewe itu saling pukul. Lagian kalo mo nampar kenapa ditangan .. nampar ya dipipi lah ..  tapi aku ga terlalu peduli dengan segala macam rekayasa itu. Aku lebih terfokus dengan acara basah-basahan mereka. Cowo mana sie yang nolak 6 cewe sexy datang kerumah untuk mencucikan mobil langsung didepan rumah pakai sabun dan selang dan air ..</p>
<p>Tapi seandainya sampai ospeknya si Dhani itu berhasil dilalui para cewe tadi .. apa iya si Dhani bakal mau menjadikan istri atau minimal pacar lah .. Kalau jadi temen tidur semalam sie iya pasti maulah si Dhani. Bentuknya aja yahud-yahud. Sebuah acara yang ga punya tujuan selain memuaskan nafsu pria aja melihat perkelahian cewe. Yah paling nda aku juga menikmati acara &#8220;cat fight&#8221;nya tadi ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/292/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah email untuk calon anggota ..</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/289</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/289#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 14:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Virtual Life]]></category>
		<category><![CDATA[My Workz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sebulan lebih aku mengikuti bisnis KartuPulsa ini. Dan dari link yang aku pasang di Tukarduid aku mendapatkan 20 orang lebih calon anggota. Baru mulai pagi ini aku prospek seorang demi seorang untuk menjelaskan lebih kenapa bisnis ini sangat menarik. Berikut dibawah adalah email yang aku kirimkan ke mereka pagi ini.
Selamat Pagi,
Salam sejahtera untuk kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sebulan lebih aku mengikuti bisnis KartuPulsa ini. Dan dari link yang aku pasang di Tukarduid aku mendapatkan 20 orang lebih calon anggota. Baru mulai pagi ini aku prospek seorang demi seorang untuk menjelaskan lebih kenapa bisnis ini sangat menarik. Berikut dibawah adalah email yang aku kirimkan ke mereka pagi ini.</p>
<p><em>Selamat Pagi,<br />
Salam sejahtera untuk kita semua.</p>
<p>Saya mengirimkan email ini karena saya melihat Bapak tertarik dengan KartuPulsa dan sudah mendaftarkan diri di Kartupulsa tetapi belum diaktifkan.</p>
<p>Sedikit cerita,<br />
Kemarin hari Minggu 25 Oktober 2009 saya baru saja mengunjungi acara GrandLaunching KartuPulsa di Restorant Diamond Solo.<br />
Waktu saya sampai saya cukup kaget melihat bunga papan yang sangat banyak dari berbagai usaha yang besar di Indonesia,<br />
Dari BCA, Mandiri, Niaga, Prudential dll.<br />
Acara juga sangat ramai dihadiri ratusan orang.<br />
Inti acara adalah perkenalan Komisaris dan Direktur Utama, pembagian reward bonus Prestasi dan makan siang bersama.</p>
<p><strong>Yang menarik disini, KartuPulsa baru 3 bulan softlaunching</strong>.<br />
Tetapi sudah banyak sekali yang join dan membuat bisnis ini begitu booming.<br />
Salah seorang penerima reward prestasi tertinggi adalah orang Jawa Timur mendapatkan Rumah dan sebuah mobil Inova.<br />
Ada seorang lagi yang menerima Inova dan beberapa orang lain penerima berbagai reward prestasi.<br />
Ini hanya salah satu bukti saja bahwa KartuPulsa adalah peluang bisnis yang cukup menarik saat ini.</p>
<p>Inti bisnis disini adalah mengubah HP menjadi mesin ATM pribadi. Apa yang biasa kita lakukan lewat ATM bisa dilakukan lewat HP kita,<br />
Kecuali tarik uang tunai tentunya <img src='http://www.eddy.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Apa yang paling menarik dari KartuPulsa ?<br />
<span style="color: #ff0000;"><strong>Dengan menjadi Silver atau Gold member, kita bisa mendapatkan pendatapan pasif.</strong></span><br />
<strong>Pasif disini berarti kita tidak perlu mencari downline 1 orangpun.</strong><br />
Jadi tidak perlu kawatir jika kita memang tidak bisa mencari downline, bisnis ini akan tetap memberikan hasil yang maximal untuk anda.</p>
<p>Berapa sie besarnya pendapatan pasif ini ?<br />
<strong>Untuk Silver per bulan bisa mendapatkan lebih dari <span style="color: #339966;">Rp 200.000,- per bulan</span> selamanya dan bisa diwariskan.<br />
Untuk Gold per bulan bisa mendapatkan lebih dari <span style="color: #339966;">Rp 800.000,- per bulan</span> selamanya dan bisa diwariskan.</strong></p>
<p>Pada prakteknya,<br />
Bulan Agustus<br />
<strong>Silver menerima Rp 420.000,-<br />
Gold menerima Rp 873.793,-</strong><br />
Bulan September<br />
<strong>Silver menerima Rp 685.808,-<br />
Gold menerima Rp 1.180.681,-</strong></p>
<p>Berapa modalnya ??<br />
<strong>Clasic Rp 300.000</strong><br />
Saya tidak menyarankan keanggotaan ini karena tidak ada pasif income untuk level anggota ini<br />
Tetapi jika anda model yang mudah mencari downline, Clasic bisa jadi pilihan yang sangat menguntungkan.</p>
<p><strong>Silver Rp 1.800.000</strong><br />
Anda akan mendapatkan cashback Rp 220.000,- pada minggu pertama<br />
Jadi total modal Rp 1.580.000,-</p>
<p><strong>Gold Rp 4.800.000</strong><br />
Anda akan mendapatkan cashback Rp 720.000,- pada minggu pertama<br />
Jadi total modal Rp 4.080.000,-</p>
<p>Bahkan dengan penataan jaringan yang benar ( akan saya ajarkan setelah aktivasi ) anda bisa mendapatkan peluang pendapatan pasif bulanan berlipat ganda dari nilai diatas.</p>
<p>Nah apalagi yang ditunggu dan dibingungkan ?<br />
Modalnya sudah jelas. BEP kurang lebih 4 bulan bahkan lebih cepat ( saya hanya 1,5 bulan ).<br />
Pendapatannya ? Jangan ditanya .. sangat menggiurkan ..<strong> Rp 1.000.000,- per bulan selamanya dan bisa diwariskan.</strong><br />
Dan bisa berlipat ganda dari nilai itu.</p>
<p>Bagaimana cara aktivasinya ?<br />
Anda bisa mentransferkan biaya keanggotaan ke rekening saya<br />
<strong>BCA : 445.087.3166 : Eddy Susanto</strong><br />
Dan saya akan bantu aktivasi sampai selesai. Kode login akan di SMSkan langsung oleh KartuPulsa langsung ke HP anda.<br />
Aktivasi juga bisa anda lakukan langsung melalui KartuPulsa dengan mentransfer langsung biaya ke rekening KartuPulsa.</p>
<p>Tetapi jika anda melakukan aktivasi melalui saya, saya akan memberikan bonus tambahan :<br />
<strong>1. Garansi uang kembali 100% JIKA anda tidak mendapatkan keanggotaan anda. Setelah anda mendapatkan info login dan keanggotaan, garansi ini hangus.<br />
2. Potongan pendaftaran untuk Silver Rp 50.000,- dan Gold Rp 200.000,-. Jadi anda cukup transfer Rp 1.750.000,0- untuk Silver dan Rp 4.600.000,- untuk Gold.</strong></p>
<p>So apa lagi yang ditunggu, ayo segera aktifkan keanggotaan KartuPulsa anda. Mumpung baru saja GrandLaunching dan peluang bisnis ini masih sangat besar.<br />
Jika anda ada pertanyaan dan kebingungan bisa hubungi saya di email ini atau HP 0815.7855.0777 / 0274.7873.777<br />
Mari kita mendapatkan pendapatan pasif yang sangat besar dengan modal minimal bersama dengan KartuPulsa.</p>
<p>Sukses selalu untuk kita semua<br />
Salam hangat<br />
<span style="color: #888888;">Eddy Susanto<br />
<a href="http://kartupulsa.tukarduid.com/" target="_blank">http://kartupulsa.tukarduid.com</a></span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/289/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>32 Tahun Perjalananku ..</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/286</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/286#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 00:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Genap 32 tahun sudah di hari ini.
Terimakasih Bapa,
Berkat-Mu yang sangat melimpah melebihi semua yang ku impikan sampai dengan hari ini ..
Terimakasih Yesus,
Penjagaan-Mu dan benteng-Mu yang kuat melindungi sepanjang perjalanan ini ..
Terimakasih atas keluarga yang sangat menyayangiku, Terimakasih atas istriku yang tercinta yang sangat mencintaiku, Terimakasih atas pekerjaan yang berhasil, Terimakasih atas kesehatan yang ada, Terimakasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Genap 32 tahun sudah di hari ini.</p>
<p>Terimakasih Bapa,<br />
Berkat-Mu yang sangat melimpah melebihi semua yang ku impikan sampai dengan hari ini ..</p>
<p>Terimakasih Yesus,<br />
Penjagaan-Mu dan benteng-Mu yang kuat melindungi sepanjang perjalanan ini ..</p>
<p>Terimakasih atas keluarga yang sangat menyayangiku, Terimakasih atas istriku yang tercinta yang sangat mencintaiku, Terimakasih atas pekerjaan yang berhasil, Terimakasih atas kesehatan yang ada, Terimakasih atas semua yang kudapatkan hingga saat ini.</p>
<p>Segala doa, puji syukur dan harapan kupanjatkan hanya dalam nama-Mu, Tuhanku ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/286/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mending Mati Umuk Mbangane Mati Ketekuk ..</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/284</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/284#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 01:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini baca status di FB temen &#8220;Mending Mati Umuk mbangane Mati Ngantuk&#8221;. Sebuah paribahasa Jawa. Lebih tepatnya paribahasanya adalah &#8220;Mending Mati Umuk Mbangane Mati Ketekuk&#8220;.
Arti peribahasanya adalah : lebih baik mati pamer daripada mati malu.
Pamer adalah salah satu turunan sifat dari sombong, dan kesombongan itu seringkali membaca masalah. Tapi dalam peribahasa itu aku merasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini baca status di FB temen &#8220;Mending Mati Umuk mbangane Mati Ngantuk&#8221;. Sebuah paribahasa Jawa. Lebih tepatnya paribahasanya adalah &#8220;<strong>Mending Mati Umuk Mbangane Mati Ketekuk</strong>&#8220;.</p>
<p>Arti peribahasanya adalah : lebih baik mati pamer daripada mati malu.</p>
<p>Pamer adalah salah satu turunan sifat dari sombong, dan kesombongan itu seringkali membaca masalah. Tapi dalam peribahasa itu aku merasa ada sedikit benarnya juga. Dalam situasi tertentu, peribahasa itu akan sangat masuk sekali. Bukan sesuatu untuk dijadikan pedoman hidup pastinya.</p>
<p>Buat aku pribadi, aku sudah menanamkan ke diri sendiri juga, kalau kita mo sukses di dalam sebuah bisnis dalam persaingan yang ketat, kita harus menunjukkan kesombongan kita kepada lawan-lawan kita. Bukan untuk mencari musuh, tetapi lebih menunjukkan bahwa aku tidak bisa diajak main-main.</p>
<p>Tentunya ada peribahasa lain yang harus diperhatikan : Besar Pasak Daripada Tiang.</p>
<p>Situasi tertentu yang aku sebut dipaling atas adalah situasi dengan batasan peribahasa ini. Selama yang kita sombongkan atau pamerkan adalah benar-benar kemampuan kita dan tidak melebih-lebihkan, aku rasa masih bisa diterima.</p>
<p>Kalau dr Bejo kemana-mana selalu  memperkenalkan diri sebagai seorang dokter dengan selalu menyebutkan kata &#8220;dokter&#8221; didepan namanya, itu masih wajar. Karena dia beneran dokter. Tapi kalau kemudian dia bercerita habis melakukan operasi transplantasi jantung yang rumit padahal sebenarnya cuma melakukan operasi usus buntu, itu namanya kelewatan.</p>
<p>Kalau kita punya uang hasil jerih payah kita bekerja dan menabung, kemudian dari rumah kontrakan kecil kita membeli rumah yang besar dan segala isinya. Kemudian mengundang rekan-rekan untuk berpesta bersama merayakan, itu masih wajar. Tapi kalau untuk semua itu 10 kartu kredit yang dipunyai sudah over limit semua dan bulan depan ga tau untuk minimal pembayaran aja bisa nutup atau nda, itu yang namanya kelewatan.</p>
<p>Sombong dan pamer buat aku mempunyai kadarnya sendiri. Selalu ada batasan-batasan yang masih boleh dan tidak boleh dilewati.</p>
<p>Manusia mati hanya meninggalkan nama dan segala perbuatannya didunia ini .. dari pada mati dalam keadaan malu .. buat aku lebih baik memang mati dalam keadaan sombong.</p>
<p>Yah berlaku untuk beberapa orang saja termasuk aku mungkin &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/284/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelit ya aku ??</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/281</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/281#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 13:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin nganter Joan ke pertemuan di Gereja. Karena khusus wanita, aku lanjut ke rumah Krapyak nyari makan. Pas pulang dari Krapyak mo jemput Joan lagi di Gereja, di lampu merah dongkelan ada anak dengan potongan rambut tegak berdiri kayak ijuk.
Tau-tau jendelaku di ketuk rada keras. Mungkin dipikirnya aku nda liat bentuknya yang males itu. Biarpun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin nganter Joan ke pertemuan di Gereja. Karena khusus wanita, aku lanjut ke rumah Krapyak nyari makan. Pas pulang dari Krapyak mo jemput Joan lagi di Gereja, di lampu merah dongkelan ada anak dengan potongan rambut tegak berdiri kayak ijuk.</p>
<p>Tau-tau jendelaku di ketuk rada keras. Mungkin dipikirnya aku nda liat bentuknya yang males itu. Biarpun pemerintah bilang memberi di perempatan itu tidak mendidik, aku sering kali memberi ke anak-anak jalanan dan bapak ibu jalanan. Yah aku pikir, pak Guru dan bu Guru aja nda isa mendidik mereka untuk menjadi bener apa lagi aku yang ga becus mendidik ini, makanya biarlah urusan mendidik itu tidak menjadi bagianku. Aku mempunyai lebih recehan, ya ta bagi-bagi daripada kalau aku muter lagu kenceng-kenceng ada suara tambahan cring-cring-cring.</p>
<p>Tapi ntah napa, malam itu tanganku serasa berat untuk memberi. Malas aja liat bentuknya kayaknya. Akhirnya aku cuman melambaikan tangan dengan santai yang mengisyaratkan tidak memberi.</p>
<p>&#8220;Wooo PELIT !!&#8221; teriak anak itu keras banget.</p>
<p>Sejenak ku termenung dan ndilalahe lampu menyala hijau.</p>
<p>Dalam hati aku bertanya, apa iya kalau aku nda memberi itu berarti aku menjadi pelit ? Ya mungkin malam itu memang aku pelit ama tuh anak.</p>
<p>Paling males liat orang minta-minta, tapi rambutnya pakai minyak tanah siap dibakar dibikin berdiri tegak-tegak gitu, atau yang minta-minta sambil ngerokok kebul-kebul ..</p>
<p>Maaf nak .. aku emang lagi pelit malam itu ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/281/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hilang Data Blog</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/277</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/277#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 09:10:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Virtual Life]]></category>
		<category><![CDATA[My Workz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Arh sebuah kesalahan bodoh, lupa cek email beberapa lama. Padahal email ini isinya tagihan-tagihan hosting.
Emang bener temenku bilang, too much email address will kill you.
Tahu-tahu hari ini blogku down, cek punya cek ternyata hostingnya dah telat bayar dari tanggal 1 Juni kemarin. Dan sudah diperpanjang hingga semalam. Akhirnya di terminate karena sudah diperpanjang 1 minggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Arh sebuah kesalahan bodoh, lupa cek email beberapa lama. Padahal email ini isinya tagihan-tagihan hosting.</p>
<p>Emang bener temenku bilang, <strong>too much email address will kill you</strong>.</p>
<p>Tahu-tahu hari ini blogku down, cek punya cek ternyata hostingnya dah telat bayar dari tanggal 1 Juni kemarin. Dan sudah diperpanjang hingga semalam. Akhirnya di <em>terminate </em>karena sudah diperpanjang 1 minggu lebih.</p>
<p>Setela bayar dan minta tolong direstore, ternyata data yang ada backupnya hanya hingga akhir April kemarin, setelah itu belum ada backupnya, doooo.</p>
<p>Ya wes apa boleh buat. Salahku juga. Mau ga mau trima yang ada daripada ilang semua data. Soalnya nda punya backup pribadi juga. Hehehe.</p>
<p>Lupa juga ada berapa banyak komen dan post yang hilang gara-gara hal ini ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/277/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teman Lama ..</title>
		<link>http://www.eddy.web.id/coretan/275</link>
		<comments>http://www.eddy.web.id/coretan/275#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 11:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eddy.web.id/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Hmm dah sebulan lebih ga pernah nyoret lagi. Berbagai kesibukan dan rasa malas sepertinya menjadi topik sebulanan ini kemarin. Yah semoga bisa kembali aktif seperti kemarin-kemarin. Dah ada beberapa bayangan mo sedikit ubah konsep isi postingan disini.
Dan seringkali aku sudah membuka halaman ini, bersiap menuliskan banyak kata-kata .. tetapi sering kali pula, semua kata-kata yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm dah sebulan lebih ga pernah nyoret lagi. Berbagai kesibukan dan rasa malas sepertinya menjadi topik sebulanan ini kemarin. Yah semoga bisa kembali aktif seperti kemarin-kemarin. Dah ada beberapa bayangan mo sedikit ubah konsep isi postingan disini.</p>
<p>Dan seringkali aku sudah membuka halaman ini, bersiap menuliskan banyak kata-kata .. tetapi sering kali pula, semua kata-kata yang sudah kutuliskan menjadi kabur dan menghilang dari pikiranku. Akhirnya dihapus dan batal posting.</p>
<p>Seperti kali ini, sudah banyak kata dituliskan tetapi .. aghh sepertinya ga layak di publishkan .. batal lagi menulis ..</p>
<p>Akhirnya judul dan isi ga sesuai sama sekali ..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eddy.web.id/coretan/275/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
