Beberapa menit lalu mainan Facebook. Seorang kawan kuliah pasang status “.. downloading all the season…“. Banyak komentar di status itu. Dan sebuah komentar menggelitikku “ .. tp diliat kondisi orang indonesia juga dong ..“.
Aku lalu berpikir dan mengingat bahwa sebegitu seringnya kita menyalahkan kondisi. Kita jatuh terpeleset, kita nyalahim kondisi jalanan yang licin .. padahal emang mata kita meleng. Kita ujian kuliah dapat nilai jelek, kita nyalahin kondisi dirumah tadi malam yang tidak mendukung untuk belajar .. padahal emang kitanya yang bodo ga isa jawab. Kita nda punya kerjaan alias pengangguran, kita nyalahin kondisi yang lagi krisis global sehingga banyak PHK, padahal emang kita ga punya kemampuan.
Tapi saat hal yang baik terjadi,kita melupakan kondisi. Kondisi yang sangat banyak membantu hal baik itu terjadi, lewat begitu saja tidak disebutkan
. Ahh .. gapapa .. emang kondisi kita sebagai manusia membuat kita sering khilaf dan melupakan hal-hal tertentu. Nah lho .. kondisi lagi yang disalahkan ..
Kondisi adalah kambing hitam paling gampang karena dia tidak bisa protes balik biarpun selalu disalahkan.
Kasus di Facebook itu adalah download film dari internet. Seorang pengomentar bilang kondisi orang Indonesia membuat harus mendownload film bajakan biarpun dia setuju bahwa membajak itu tidak baik. Nah kan kondisi lagi yang salah ..
Aku ? Aku sie ga munafik bilang ga suka bajakan atau ga pakai program bajakan. Di notebook 50% aplikasinya bajakan. Yang aplikasi komersial asli cuman Windows Vista ( bawaan notebook ) dan Kaspersky AntiVirus yang per tahun cuman 100rb. Lainnya kalau ga pakai crack ya berarti pakai program gratisan atau Open Source.
Film ? Wow jangan tanya .. sering banget download dari Rapidshare. Baik itu serial atau film-film telat masuk bioskop Yogya yang sepertinya nda punya modal buat sewa film bagus selain pocongan dan teman-temannya.
Tapi paling ga aku ga salahin kondisi .. emang pada dasarnya aku suka yang gratis .. itu aja.
